Home » , , » Marsada Band Menghentak Parapat

Marsada Band Menghentak Parapat

Setelah Pesta Danau Toba (PDT) 2014 dibuka secara resmi pada sore hari (Kamis, 18 September 2014), malam harinya acara dilanjutkan dengan hiburan rakyat. Pada malam perdana PDT 2014 sudah diinfokan bahwa Marsada Band menjadi bintang tamu utama untuk menghibur tamu dan warga yang berkumpul di lapangan Open Stage Parapat. Acara hiburan sudah dimulai sekitar pukul 19.30 WIB dengan menghadirkan penyanyi maupun band lokal. Setelah itu ada juga penampilan Shinee Band yang menjadi runner-up Indonesia Got Talent yang ditayangkan SCTV beberapa bulan sebelumnya.



Seusai penampilan Shinee Band, satu persatu personel dari Marsada Band hadir di pentas dan penonton pun mengelu-elukan mereka sambil merapatkan barisan. Terlihat berbagai generasi memadati lapangan Open Stage Parapat karena memang lagu-lagu Marsada Band berterima dikalangan anak-anak, muda/i, maupun orang tua. Marsada Band membawakan dua lagu Simalungun sebagai pembuka penampilan mereka. Setelah itu Marsada langsung konsisten membawakan lagu-lagu dari album mereka hingga akhir penampilan mereka.

Penampilan Shinee Band

Penampilan Marsada Band di Parapat

Marsada membawakan lagu-lagu dari album lama dan album baru mereka secara selang-seling. Beberapa lagu yang dibawakan antara lain "Tarhirim", "Boasa Ma", "Maria", "Unang Pola Sukkun Bulan", "Baringin Sabatola", dll. Satu lagu Barat yang telah melegenda yang berjudul "To Love Somebody" juga dibawakan Marsada sehingga menambah meriahnya malam perdana PDT. Ketika Marsada membawakan lagu yang up-beat, para penonton terlihat berjingkrak bersama. Koor massal pun sering kali terdengar dari para penonton karena lagu-lagu yang dibawakan oleh Marsada sudah melekat dalam ingatan mereka.



Marsada Band menghangatkan malam kota Parapat sejak pukul 21.30 WIB s/d 23.30 WIB, dimana malam hiburan seharusnya selesai pukul 23.00 WIB. Marsada Band memberikan ekstra 30 menit untuk memuaskan fans mereka yang berada di kota Parapat sekitarnya. Konser berjalan dengan baik tanpa ada yang rusuh serta memberikan kepuasan bagi para penonton yang didominasi oleh warga lokal (warga Parapat, Ajibata, Girsang, Sipangan Bolon, dan sekitarnya).

0 komentar:

Posting Komentar