Home » , » Konser Austrian Tobatak Orchestra di Tuktuk

Konser Austrian Tobatak Orchestra di Tuktuk

Austrian ToBatak Orchestra yang dimotori oleh Herman Delago Manik berkunjung dan mengadakan konser di Indonesia. Group orchestra dari Austria ini mengadakan konser di kota Medan dan di Tuktuk Siadong Pulau Samosir. Konser di kota Medan diadakan indoor di Tiara Hotel sedangkan di Tuktuk diadakan outdoor di Open Stage dan dapat disaksikan secara gratis. Kehadiran Austrian ToBatak Orchestra ini tidak terlepas dari usaha kerja keras dari Henry Manik kelahiran Garoga dan sudah menetap di Eropa. Untuk menambah semaraknya konser, beberapa musisi dan penyanyi Batak ternama akan dilibatkan untuk berkolaborasi dengan Austrian ToBatak Orchestra. Musisi dan penyanyi Batak yang dilibatkan antara lain Vicky Sianipar, Tongam Sirait, Retta Sitorus, Marsada Band, Jajabi Band, dll.



Konser di Tuktuk diadakan pada tanggal 23 Agustus 2014 di Open Stage Tuktuk. Dua hari sebelum konser, rombongan sudah bertolak dari Medan setelah beberapa hari sebelumnya sukses mengadakan konser di Tiara Hotel. Herman Delago dkk sempat singgah di Taman Wisata Kera yang letaknya sudah dekat dengan kota Parapat. Setelah itu rombongan langsung bertolak ke pulau Samosir untuk mempersiapkan konser. Sebelum konser Herman Delago dkk juga sempat konvoi keliling Tuktuk sambil memainkan beberapa lagu.




Pada hari "H' konser Austrian ToBatak Orchestra cuaca kurang bersahabat dimana hujan turun terus menerus hingga malam tiba. Namun walaupun demikian tidak menyurutkan niat Austrian ToBatak Orchestra dan masyarakat maupun wisatawan untuk menyaksikan konser ini. Kurang lebih lima ribu massa memadati Open Stage Tuktuk Siadong untuk menyaksikan kepiawaian Austrian ToBatak Orchestra untuk membawakan lagu-lagu Batak maupun lagu Barat. Konser berjalan dengan sukses dan mendapat applause luar biasa dari penonton. Konser Austrian ToBatak Orchestra ini diharapkan mampu membangkitkan kembali pariwisata Danau Toba dan memberi inspirasi bagi masyarakat Batak untuk melestarikan Budayanya.

0 komentar:

Posting Komentar