Home » » Memperingati Hari Air Sedunia

Memperingati Hari Air Sedunia

Tanggal 22 Maret 2014 merupakan "World Water Day" atau "Hari Air Sedunia" dimana hari tersebut diperingati agar seluruh umat manusia di bumi ini tergugah untuk menjaga air yang merupakan salah satu sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Selain menjadi sumber kehidupan, air juga menjadi sumber energi bagi kehidupan manusia. Manusia sebagai mahluk paling mulia dari ciptaan Tuhan mempunyai tanggung jawab untuk menjaga lingkungannya agar keseimbangan alam tidak terganggu.



Melalui moment Hari Air Sedunia ini, Generasi Muda Kristen (GMK) Kecamatan Girsang Sipangan Bolon kembali mengadakan kegiatan "Clean Up Danau Toba" jilid ketiga. Kegiatan bersih-bersih Danau Toba ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 Maret 2014 yang dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama diadakan pada pagi hari mulai pukul 09.00 WIB dan gelombang kedua diadakan pada sore hari mulai pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua gelombang karena semakin banyaknya relawan yang mau berpartisipasi dalam kegiatan positif ini.




Pada kegiatan pagi hari, relawan yang dilibatkan adalah Pramuka SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon yang menyambut baik kegiatan ini. Menurut pembina Pramuka SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon Bpk C. Siallagan, STh, kegiatan ini mempunyai nilai positif. Pramuka selalu dibina untuk cinta alam dan lingkungan seperti yang tertuang dalam Dasa Dharma Pramuka, dan kegiatan ini sangat cocok sebagai bahan pembelajaran agar terbiasa mencintai lingkungannya terlebih Danau Toba.




Pada kegiatan "Clean Up Danau Toba" 22 Maret 2014 ini, gelombang pagi diprioritaskan membersihkan bagian darat yaitu kompleks pantai bebas dan jalan raya mulai dari pintu masuk kota Parapat sampai ke Tamora. Dengan penuh semangat tunas-tunas muda ini bergerak membawa sapu dan perlengkapan kebersihan lainnya. Ketika tim bersih-bersih sampai di simpang Hotel Atsari, seorang pemilik kresek (Marga Silalahi) menyumbangkan satu kotak minuman mineral gelas secara spontan. Menurut Silalahi dia merasa bangga melihat semangat para Pramuka ini.




Salah seorang anggota pramuka putri juga mendapat rezeki nomplok saat membersihkan tepi pantai didekat simpang Hotel Atsari. Ketika memunguti sampah, dia menemukan uang pecahan Rp. 50.000,-, tapi sayang dia tidak mau bagi-bagi sama admin hahahaha... Setelah bersih-bersih selesai sampai ke jalan raya Tamora, seluruh tim kembali ke Pantai Bebas Parapat untuk menikmati snack berupa roti panggang. Tepat pukul 11.30 WIB seluruh relawan dibawa naik kapal dengan rute Pantai Bebas - Ajibata - Pantai Bebas. Tujuannya adalah untuk menggugah hati para relawan betapa indahnya Danau Toba dan betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.




Seluruh relawan pulang ke rumah masing-masing membawa pengalaman baru yang didapatnya. Peserta kegiatan Clean Up Danau Toba gelombang pertama (pagi) ini membubarkan diri tepat pukul 12.00 WIB. Pada gelombang kedua (sore) dilaksanakan sekitar pukul 15.00 WIB yang difokuskan membersihkan perairan Danau Toba mulai dari Pantai Bebas - Pantai Kasih - Pantai Istana Presiden - Perairan Sibaganding. Pada sore hari diikuti oleh relawan dari Remaja dan NHKBP Parapat. Kegiatan berjalan dengan baik dan harapannya semoga dapat menginspirasi buat orang lain untuk cinta lingkungan dan cinta Danau Toba.

0 komentar:

Posting Komentar