Home » » Kabut Asap Semakin Menebal di Parapat

Kabut Asap Semakin Menebal di Parapat

Sudah hampir satu bulan kabut asap menyelimuti kota Parapat, namun paling parah adalah satu minggu terakhir ini (Mulai minggu terakhir Februari sampai awal Maret ini). Seperti yang diberitakan di media cetak maupun media elektronik, kabut asap ini berasal dari titik-titik api (kebakaran) di beberapa hutan Sumatera Utara dan Riau. Kebakaran hutan ini paling parah terjadi di Riau yang menimbulkan asap tebal terhadap povinsi disekitarnya maupun negara tetangga.



Di kawasan Danau Toba kota Parapat kabut asap semakin menebal dan menyebabkan jarak pandang semakin pendek. Pulau samosir yang biasanya terlihat dari kota Parapat kini sudah tak terlihat lagi, bahkan bukit Motung yang berada diatas Kecamatan Ajibata (Kecamatan yang berbatasan langsung dengan kota Parapat) sudah samar-samar terlihat. Selain masalah jarak pandang, aroma udara juga sudah mulai bau menyengat yang dikhawatirkan menyebabkan gangguan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Jika kabut asap ini semakin menebal, dikhawatirkan akan mengganggu transportasi di perairan Danau Toba maupun di jalur darat.



Untuk meminimalisir kecelakaan, ada baiknya kapal di jalur danau atau kendaraan bermotor di jalur darat menyalakan lampu kendaraannya walaupun pada siang hari. Untuk menjaga tubuh tetab fit, ada baiknya mengkonsumsi makanan bergizi dan perbanyak mengkonsumsi air putih. Gunakanlah masker untuk meminimalisir Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Kita berharap kebakaran hutan di pulau Sumatera ini cepat teratasi agar kabut asap tidak semakin tebal. Semoga hujan juga cepat turun membasuh bumi pariwisata Parapat City maupun di daerah tempat kebakaran agar kabut asap ini segera menghilang dan masyarakat dapat beraktivitas dengan bebas. 

0 komentar:

Posting Komentar