Home » , , , » Pembukaan Horas Parapat Fiesta 2013

Pembukaan Horas Parapat Fiesta 2013

Horas Parapat Fiesta 2013 yang digagasi oleh para tokoh masyarakat Parapat akhirnya dibuka secara resmi tadi sore. Pesta rakyat ini dibuka oleh wakil bupati Simalungun Hj. Nuriaty Damanik yang ditandai dengan pemukulan gong. Pembukaan Horas Parapat Fiesta 2013 ini seolah memberi semangat buat masyarakat Parapat untuk berkreasi membangkitkan kembali Pariwisata kota Parapat.



Proses acara pembukaan ini sudah dipersiapkan cukup matang oleh Panita Horas Parapat Fiesta. Acara dimulai pukul 15.00 WIB yang diawali dengan prosesi yang berjalan dari Tigaraja menuju Open Stage (Pagoda). Prosesi ini diiringi oleh Marching Band SMA N 1 Girsang Sipangan Bolon dan diikuti oleh Muspika, tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat. Setelah prosesi mengambil tempat masing-masing, hadirlah sosok wakil bupati Simalungun yang disambut oleh penerima tamu dan camat Girsang Sipangan Bolon, Ojahan Nainggolan. Namun kehadiran ibu Hj. Nuriaty Damanik dalam kegiatan ini bukanlah sebagai wakil bupati, melainkan diundang sebagai tokoh perempuan dari kabupaten Simalungun.



Acara selanjutnya adalah Laporan dari ketua pelaksana Horas Parapat Fiesta dan dilanjutkan oleh ketua umum HPF, ketua LMPMP, camat Girsang Sipangan Bolon, dan diakhiri oleh ibu Hj. Nuriaty Damanik. Seusai ibu Hj. Nuriaty Damanik menyampaikan kata sambutannya, acara Horas Parapat Fiesta 2013 dibuka secara resmi oleh beliau yang ditandai dengan pemukulan gong.



Sebuah suguhan tortor somba Simalungun yang dibawakan siswa/i SMA N 1 Girsang Sipangan Bolon turut memeriahkan acara pembukaan ini. Kemudian dilanjutkan dengan paduan suara gabungan siswa/i SMA N 1 Girsang Sipangan Bolon dan SMA SW HKBP Parapat dengan lagu "O Tano Batak". Acara kemudian dilanjutkan dengan paduan suara gabungan SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon dan SMP N 2 Girsang Sipangan Bolon yang membawakan lagu "Hymne Simalungun".



Pagelaran selanjutnya adalah suguhan 'Tortor Tunggal Panaluan" yang dibawakan oleh Sanggar LMPMP Parapat. Pagelaran ini cukup menarik perhatian tamu kehormatan maupun masyarakat yang hadir. Walaupun hujan sempat mengguyur Parapat, akan tetapi para pemain "Tortor Tunggal Panaluan" tetap dengan semangat menampilkan keterampilan mereka. Penonton juga seolah terhipnotis untuk tetap setia menyaksikan "Tortor Tunggal Panaluan" ini.



Setelah pagelaran "Tortor Tunggal Panaluan" selesai, ibu Hj. Nuraity Damanik didaulat untuk menikmati dan memberi penilaian terhadap masakan peserta lomba kuliner. Lomba kuliner ini diikuti kurang lebih 8 team yang menyajikan masakan nasional khas kota Parapat, yaitu ikan mas arsik, goreng ubi pakai cabe andaliman, ikan naniura (sejenis sushee), dan dolung-dolung. Setelah semua masakan dari masing-masing team selesai dinilai, masakan tersebut kemudian dibagikan kepada seluruh warga untuk dinikmati.

Pukul 18.00 s/d 19.30 WIB, acara dihentikan sejenak untuk memberi waktu kepada umat Muslim untuk melaksanakan sholat maghrib. Pada pukul 19.30 s/d 22.00 WIB diadakan festival/lomba vocal group tingkat pelajar mulai dari tingkat SMP sampai SMA. Setelah lomba vocal group selesai, tibalah pada acara yang ditunggu oleh warga maupun tamu yang hadir di lokasi acara yaitu Hiburan oleh artis lokal dan Ibukota.

Penampilan Fanny Mamamia di malam hiburan HPF

Adapun artis yang tampil di malam pertama Horas Parapat Fiesta ini adalah Fanny Mamamia (merupakan cucu orang Parapat), Debora Basa Lumbanraja (Bandung), B-Fresh, Joyfull Band, Party Band, dan Tongam Sirait. Kehadiran bang Tongam menjadi kejutan untuk menutup malam pertama Horas Parapat Fiesta 2013. Hari pertama ini tergolong sukses dan semoga di hari esok dan sampai hari penutupan, acara Horas Parapat Fiesta 2013 semakin sukses dan meriah.

(Untuk foto-foto tambahan atau video berita tentang Horas Parapat Fiesta, bisa dilihat di page FB Parapat News - http://www.facebook.com/ParapatNews)

1 komentar:

  1. seni budaya meningkatkan harkat martabat bangsa di dunia internasional, sebagai bangsa yang besar dengan kemajukan budaya nya

    BalasHapus