Home » » Fragmen Jalan Salib Anak Sekolah Minggu HKBP Parapat

Fragmen Jalan Salib Anak Sekolah Minggu HKBP Parapat

Hari ini adalah hari peringatan penting bagi umat Kristen dimana peringatan Jumat Agung ini menjadi hari yang penuh makna untuk mengenang kembali masa-masa saat Yesus Kristus disalibkan di bukit Golgota. Perayaan kebaktian peringatan kematian Yesus Kristus di seluruh Gereja di Parapat berlangsung dengan aman dan penuh hikmat. Tidak ada gangguan yang terjadi saat pelaksanaan kebaktian di sejumlah Gereja di Parapat karena memang masyarakat kota Parapat sangat menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika.




Pada peringatan Jumat Agung tahun ini, Anak Sekolah Minggu (ASM) HKBP Parapat mengadakan Fragmen Jalan Salib (Via Dolorosa) yang perjalanannya dimulai dari Ex Gedung Bioskop Jl. Sisingamangaraja Parapat sampai ke Gereja HKBP Parapat yang terletak di Jl. Bukit Barisan Parapat. Anak-anak sekolah minggu begitu bersemangat dalam melaksanakan Jalan Salib ini. Walaupun mereka kecil-kecil (usia 5 - 12 tahun), tapi mereka sanggup berjalan kaki kurang lebih 1 KM.

Sebelum proses fragmen Jalan Salib ini dimulai, anak-anak dan guru-guru sekolah Minggu HKBP Parapat telah berkumpul di Ex Gedung Bioskop sejak pukul 15.00 WIB untuk memperlengkapi segala sesuatunya. Fragmen diawali dengan Doa yang dipimpin oleh Pendeta Resort HKBP Parapat Bpk Pdt. Anggiat S. P. Hutauruk, Sm.Th.

Saat fragmen Jalan Salib dimulai pukul 14.30 WIB, cuaca kota Parapat sangat cerah sehingga mendukung kegiatan ini. Warga juga sangat antusias untuk ikut serta atau hanya sekedar menyaksikan saat rombongan anak sekolah Minggu ini melintas di Jl. Sisingamangaraja Parapat. Fragmen ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang kebetulan berlibur di kota Parapat.

Persiapan sebelum fragmen dilakukan

Akhir perjalanan dari Jalan Salib ini diadakan di Gereja HKBP Parapat. Latar bukit Golgota diumpamakan menggunakan pekarangan Gereja HKBP Parapat dan disinilah dilakukan fragmen penyaliban sampai kematian Yesus Kristus. Setelah fragmen selesai, bapak Pendeta Hutauruk memberi pesan-pesan dari fragmen tersebut dan ditutup dengan Doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian snack berupa roti dan minuman oleh guru-guru sekolah Minggu kepada seluruh jemaat yang hadir di tempat tersebut. Peranan guru-guru sekolah Minggu mempunyai peranan penting dalam membimbing dan melatih anak-anak sekolah minggu dalam fragmen ini.




(Foto-Foto tambahan dapat di copy secara gratis di page FB Parapat News - http://www.facebook.com/ParapatNews)

Pada kesempatan kali ini, admin juga menyampaikan selamat memperingati Jumat Agung bagi pembaca dan ParaNewser (Sebutan untuk fans Parapat News) yang beragama Kristen. Semoga perayaan kali ini tidak hanya seremonial semata, tetapi harus mengambil hikmat dari perayaan tersebut untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa

0 komentar:

Posting Komentar