Home » » Parapat Berdoa

Parapat Berdoa

Sebuah gagasan sederhana muncul dari pemikiran camat Girsang Sipangan Bolon dan beberapa tokoh agama untuk mengadakan suatu acara doa bersama yang melibatkan seluruh warga kecamatan Girsang Sipangan Bolon ini. Ketika hal ini dirapatkan di kecamatan oleh camat Girsang Sipangan Bolon, Drs. Ojahan Nainggolan bersama para tokoh agama dan tokoh adat, semua kalangan langsung memberikan respon positif dan mendukung sepenuhnya diadakan acara tersebut.



Acara "Parapat Berdoa" adalah suatu acara doa bersama yang bertujuan untuk mengucap syukur kepada Sang Pencipta langit dan bumi atas berkah dan anugerah yang dilimpahkan-Nya bagi ciptaannya di kota Parapat selama ini. Selain mengucap syukur di acara ini juga akan didoakan juga agar kota Parapat dijauhkan dari segala bencana dan musibah.

"Parapat Berdoa" ini adalah doa lintas agama dan juga aliran kepercayaan. Kristen, Budha, Hindu, Islam,  dan Aliran Kepercayaan di kecamatan Girsang Sipangan Bolon ini memanjatkan doa secara bersamaan pada waktu yang sudah disepakati. Adapun acara ini akan diadakan pada hari Rabu, 6 Februari 2013 yang dipusatkan di lapangan Open Stage Parapat.

Adapun rangkaian acara "Parapat Berdoa" yang admin dapatkan dari panitia adalah sebagai berikut: 
  • Pukul 8.30 WIB sudah standby di Open Stage (sering disebut Pagoda) untuk melakukan persiapan.
  • Pukul 10.00 - 11.00 WIB diadakan kebaktian Kristen.
  • Pukul 11.00 - 11.50 WIB kata-kata sambutan dari perwakilan pemerintah, tokoh-tokoh agama maupun aliran kepercayaan.
  • Pukul 11.50 - 12.00 WIB Seluruh warga kecamatan Girsang Sipangan Bolon memanjatkan doa kepada Tuhan.
Pada saat acara doa bersama yang dilaksanakan selama 10 menit (pukul 11.50 s/d 12.00 WIB), seluruh aktifitas kecamatan Girsang Sipangan Bolon dihentikan. Seluruh warga diharapkan memanjatkan doa kepada Tuhan nya masing-masing. Doa bersama akan ditandai/diawali dan diakhiri dengan bunyi lonceng  Gereja, beduk Masjid dan sirene tepat pada pukul 11.50 WIB. PLN akan mematikan listrik dan polisi akan menghentikan seluruh kendaraan yang melintas di kota Parapat untuk membuat acara "Parapat Berdoa" ini lebih khusyuk dan hikmat.

Pada saat acara doa bersama tersebut, seluruh komponen masyarakat akan menghentikan aktifitasnya dan  memanjatkan doa di tempatnya  masing-masing. Jadi nantinya guru dan siswa/i akan mengadakan doa di sekolah, pegawai hotel berdoa di hotel masing-masing, pedagang berdoa di tempatnya berdagang, supir berdoa di kendaraannya masing-masing, dan begitu jugalah bagi profesi lainnya. Selama 10 menit kota Parapat akan hening dan diharapkan tidak ada aktifitas lain selain berdoa kepada Tuhan. Acara ini direncanakan menjadi agenda tahunan kecamatan Girsang Sipangan Bolon di setiap awal bulan tahun baru.



0 komentar:

Posting Komentar