Bersih-Bersih Danau Toba Jelang Lebaran

Menjelang Lebaran 2014 GMK Girsang Sipangan Bolon kembali mengadakan kegiatan bersih-bersih Danau Toba Parapat. Kegiatan ini masih tetap diberi nama "Clean Up Danau Toba" dan mengundang/mengajak seluruh elemen masyarakat yang peduli dan punya waktu untuk ikut bergabung dalam kegiatan ini. Kegiatan "Clean Up Danau Toba" yang dilaksanakan pada hari Sabtu (26 Juli 2014) mulai pukul 09:00 s/d 12:00 WIB ini merupakan kegiatan ke-6 kalinya sejak digelar pertama kali sejak bulan Januari 2014. Kegiatan "Clean Up Danau Toba" ke-6 ini seharusnya digelar pada bulan Juni, akan tetapi tertunda yang diakibatkan kesibukan pengurus GMK maupun masyarakat Parapat dalam persiapan Pilpres 2014 di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.



GMK menentukan titik kumpul di Pantai Bebas Parapat, namun elemen masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini masih didominasi oleh wajah-wajah lama. Remaja HKBP Parapat tetap ikut ambil bagian dalam kegiatan ini yang dipimpin oleh Pdt. Frando Hutauruk, STh dan dikoordinir oleh Ketua Remaja HKBP Parapat Roni Sinaga. Tepat pukul 09:00 WIB para relawan sudah berkumpul di Pantai Bebas lalu membersihkan tepi pantai karena masih menunggu proses penurunan kapal dari Pantai Hotel Wisata Bahari. Pengurus GMK kali ini meminjam kapal TNI-AL milik Hotel Wisata Bahari untuk digunakan membersihkan perairan Danau Toba dari sampah organik maupun anorganik.




Manager Hotel Wisata Bahari Bpk. Mayor Laut (KH) Agus Salim langsung memberi persetujuan dengan mengerahkan karyawan hotel untuk membantu para relawan menurunkan kapal tersebut dari pasir pantai ke danau. Agus Salim selama ini memang terkenal punya rasa kepedulian terhadap kegiatan-kegiatan positif di kota Parapat terlebih kegiatan yang mendukung kemajuan pariwisata Danau Toba Parapat. Pihak hotel kemudian menginstruksikan salah satu karyawannya yang sedang off sebagai nahkoda. Selain itu pihak hotel juga memberi keterangan singkat tentang daya tampung maksimal kapal dan banyaknya minyak yang harus diisi oleh pengurus GMK agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat berada di danau.



Sekitar pukul 10:00 WIB kapal sudah diturunkan ke danau dan para relawan berangkat dengan membawa jaring dan goni untuk membersihkan sampah dari perairan Danau Toba. Rute bersih-bersih kali ini adalah: Perairan Danau Toba Istana Presiden - Pantai Kasih - Inna Parapat - Tamora - Tarabunga - Toba Cove - Atsari - Hotel Toba - Hotel Wisata Bahari - Pantai Bebas - Hotel Pelangi - Siantar Hotel - Sualan. Saat relawan menelusuri tepi-tepi pantai tersebut, sampah sangat jarang terlihat. Sepertinya masyarakat maupun pelaku pariwisata di tepi-tepi pantai sudah membersihkan perairan pantai tersebut menjelang Lebaran tahun ini. Relawan lebih banyak mendapatkan dan mengumpulkan sampah dari tengah danau yang didominasi eceng gondok.



Kegiatan "Clean Up Danau Toba" ke-6 ini berakhir sekitar pukul 12:00 WIB seiring dengan gelombang ombak mulai membesar. Pada saat musim kemarau panjang pertengahan tahun, ombak besar di Danau Toba sering muncul mulai siang hingga sore hari. Pengurus GMK memang sudah memperhitungkan keadaan ini, oleh sebab itulah kegiatan ini dilaksanakan pagi hari. Setelah mengembalikan kapal ke posisi semula dan sebelum membubarkan diri, para relawan dan pengurus GMK menikmati teh/kopi/susu dan kue untuk mengganjal perut sebelum pulang ke rumah. Sampah organik dan anorganik yang sudah terkumpul sebanyak 5 goni kemudian dibuang oleh pengurus GMK ke tempat pembuangan sampah. Semoga kegiatan kecil ini dapat membantu kelestarian Danau Toba dan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sekitar kita.

JNE Kini Hadir di Kota Parapat

JNE adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam layanan jasa pengiriman dan logistik dalam negeri maupun luar negeri. JNE mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena pelayanannya yang memuaskan. Beberapa keunggulan JNE dibandingkan dengan perusahaan layanan sejenis diantaranya adalah waktu pengiriman lebih cepat, terjamin, dan bergaransi. Selain itu kita juga dapat melacak paket kiriman secara online di website JNE yang dapat kita lakukan dari menu "Trace & Tracking".



Kini ada kabar gembira buat warga Parapat sekitarnya, JNE telah hadir di kota kita tercinta untuk memberikan layanan pengiriman paket dalam dan luar negeri yang lebih cepat dan aman. JNE Parapat berkantor di Jl. Sisingamangaraja Parapat tepatnya di depan SPBU Sirait. Jika anda ingin mengirim paket domestik atau internasional dengan biaya terjangkau, silahkan mampir ke kantor JNE Parapat atau sebelumnya dapat juga menghubungi Contact Person (CP) JNE Parapat di 0823 6592 2171.

Kantor JNE Parapat

Selain untuk mengirimkan paket, warga Parapat sekitarnya juga sudah bisa menerima paket kiriman dari luar kota yang menggunakan jasa JNE. Jika selama ini pengiriman paket dari luar kota ke kota Parapat dilakukan kurir dari Pematang Siantar, kini tak perlu menunggu berlama-lama karena JNE Parapat sudah ada untuk kita. Semoga dengan kehadiran JNE di kota Parapat ini, lambat laun nantinya kota Parapat akan masuk dalam database JNE dalam pelacakan paket (Trace & Tracking). Jadi tunggu apa lagi, ayo buktikan pelayanan JNE Parapat yang mengutamakan keramahan, kecepatan, ketepatan, dan yang pastinya aman sampai di tujuan.

Jokowi-JK Presiden Terpilih di Pilpres 2014

Pada tanggal 5 Juli 2014 kemarin, bangsa Indonesia telah melangsungkan pesta demokrasi memilih Presiden dan Wakil Presiden untuk memimpin Indonesia 5 tahun kedepan. Pasca pencoblosan Pilpres 2014 usai, terjadi kontroversial dimana kedua calon pasangan Presiden dan Wakil Presiden saling klaim kemenangan berdasarkan hasil Quick Count dari beberapa lembaga survey. Pada waktu itu tujuh lembaga survey memberi keunggulan kepada pasangan Jokowi-JK dengan selisih sekitar 5 % dengan pasangan Prabowo-Hatta. Hal ini berbanding terbalik dengan hasil Quick Count dari 4 lembaga survey lainnya dimana hasilnya memberikan kemenangan buat pasangan Prabowo-Hatta.



Kesimpang siuran ini sempat membuat suhu politik di Indonesia menjadi panas, sehingga Presiden SBY dan Menkopolhukam mengadakan konferensi pers untuk menghimbau semua pihak agar menahan diri. Presiden SBY meminta agar tidak menjadikan hasil Quick Count sebagai patokan kemenangan dan menunggu hasil real count dari KPU yang akan diumumkan pada tanggal 22 Juli 2014. Himbauan untuk menunggu hasil real count dari KPU juga diserukan oleh berbagai tokoh agar tidak terjadi gesekan yang dapat menyebabkan perang saudara.

Setelah menunggu kurang lebih dua minggu, akhirnya terjawab sudah siapa yang menjadi pemenang Pilpres 2014. Pada tanggal 22 Juli 2014 pukul 20.00 WIB, KPU memutuskan dan mengesahkan hasil pilpres 2014 yang menyatakan bahwa pasangan Jokowi-JK sebagai Presiden terpilih di Pilpres 2014. Dari hasil perhitungan real count (33 Provinsi & luar negeri), KPU menetapkan dan mengesahkan hasil perolehan suara sebagai berikut:
  1. Prabowo-Hatta (46,85 %) = 62.576.444 suara
  2. Jokowi-JK (53,15%) = 70.997.833 suara
KPU telah merampungkan hasil real count seluruh kertas suara dimana selisih perolehan suara Jokowi-JK dengan Prabowo-Hatta lebih unggul sebanyak 8.421.389 suara. Kemenangan ini disambut gembira oleh pasangan Jokowi-JK beserta seluruh pendukungnya. Jokowi dalam pidato kemenangannya mengajak seluruh komponen agar bersatu kembali untuk bersama-sama membangun negeri ini. Jokowi-JK rencananya akan dilantik pada tanggal 20 Oktober 2014, selamat buat Bapak Jokowi dan Bapak Jusuf Kala yang terpilih menjadi presiden 2014 - 2019. Semoga dibawah kepemimpinan Jokowi-JK dapat membawa perubahan positif dalam bangsa ini. Salam 3 Jari "Persatuan Indonesia".

Desa Girsang Musim Panen Padi

Desa Girsang adalah salah satu desa di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang terbagi menjadi 2 wilayah yaitu Girsang 1 dan Girsang 2. Mayoritas penduduk Desa Girsang ini berprofesi sebagai petani, baik itu bertani di perladangan maupun persawahan. Kali ini admin berkunjung sekaligus meliput salah satu tempat di Girsang 2 yang masih mempertahankan pertanian dengan bercocok tanam padi secara turun temurun yaitu Bonan Dolok (Sering juga disebut Kandang Lombu). Hamparan sawah yang indah masih dapat kita temui di daerah ini yang telah dipertahankan sejak dahulu kala.



Bonan Dolok menjadi salah satu lumbung padi dan penyokong ketahanan pangan bagi daerah sekitarnya. Jadwal masa tanam sudah diatur sedemikian rupa agar pada bulan Juni - Juli bisa memasuki musim panen. Bulan Juni - Juli dipilih sebagai musim panen karena bertepatan dengan musim kemarau yang cocok untuk melaksanakan kegiatan panen padi dan menjemurnya. Dari segi hasil produksi, keluhan yang paling sering dilontarkan para petani adalah banyaknya padi mereka yang dimakan tikus atau burung. Pada saat panen petani sering mengalami kesulitan mencari pekerja untuk membantu memanen padi, memukul padi, membersihkan padi, sampai mengangkat padi-padi ini ke rumah masing-masing.



Salah satu penyebab kurangnya tenaga pekerja saat panen adalah karena umumnya anak-anak muda di desa ini berjiwa merantau, sehingga setiap tamat dari SMA kebanyakan dari mereka berangkat merantau. Mungkin mereka jenuh dan merasa sakitnya menjadi petani sehingga memunculkan niat pergi merantau untuk mengubah nasib. Rata-rata mereka yang merantau dari desa ini mendapat kesuksesan dan menetap di tempat perantauan tersebut. Saat panen, mereka yang tinggal di kampung saling bantu-membantu dari sawah yang satu ke sawah yang lainnya (Sering disebut dengan istilah "Marsiadapari") karena susahnya cari pekerja. Para pekerja dari kota Parapat lebih memilih menangkap gaji di kebun kopi karena bisa lebih santai.



Kendala-kendala seperti ini sudah menjadi hal biasa bagi para petani di Bonan Dolok, dan mereka melakukan pekerjaan ini dengan senang hati. Rasa kebersamaan, canda tawa serta rasa ikhlas dan syukur menjadi obat bagi semua lelah yang mereka alami. Semoga pemerintah memberi perhatian untuk memberi bantuan pupuk maupun alat-alat pertanian kepada para petani demi lestarinya daerah-daerah yang menjadi penyokong ketahanan pangan. Dengan demikian harapan kedepan Indonesia kembali menjadi negara swasembada pangan terutama beras.

Waspada Api Saat Musim Kemarau

Musim Kemarau Panjang masih terus berlanjut di kota Parapat dan sekitarnya hingga akhir bulan Juli 2014 ini. Cuaca pada malam hari dan pagi hari terasa sangat dingin walaupun langit cerah, tetapi menjelang siang hingga sore hari terasa sangat panas dan gerah. Hari-hari seperti ini telah berlangsung kurang lebih 2 bulan yang menyebabkan kawasan hutan dan semak belukar menjadi kering dan rawan kebakaran. Selain warga setempat, para pengendaraa kendaraan bermotor maupun penumpang juga diharapkan tidak membuang puntung rokok ke arah perbukitan yang berada disisi jalinsum sebelum dan sesudah kota Parapat.



Baru-baru ini tepatnya pada hari Jumat 18 Juli 2014, kebakaran terjadi di Dolok Pangulu yang berada di jalan Sirikki dan di perbukitan Sibatu Loting (Panatapan). Kebakaran di Dolok Pangulu terjadi sejak pukul 12.00 WIB dimana menurut keterangan warga, sumber api diduga berasal dari puntung rokok pekerja PDAM yang membersihkan lokasi bak penampungan air yang berada di puncak Dolok Pangulu tersebut. Ketika para pekerja meninggalkan lokasi untuk makan siang, api lambat laun mulai menjalar membakar semak belukar. Api sempat berhasil dipadamkan oleh pekerja PDAM, namun sore harinya angin bertiup kencang dan menghidupkan kembali bara api yang masih tersisa.

Warga kemudian menghubungi pihak-pihak terkait agar api tidak sampai membesar dan menjalar ke perumahan penduduk. Dolok Pangulu memang terletak di tengah pemukiman penduduk meliputi lingkungan Kampung Kristen, lingkungan Siburak-burak dan lingkungan Tiga Raja. Petugas PDAM Kecamatan Girsang Sipangan Bolon kemudian berusaha mematikan api yang dibantu satu unit Pemadam Kebakaran dari Pematang Raya. Kebakaran di Dolok Pangulu berhasil diatasi sekitar pukul 22.00 WIB dan hanya menghanguskan semak belukan dan beberapa pohon di perbukitan tersebut.



Pada hari yang sama sekitar pukul 21.00 WIB, tiba-tiba titik api juga terlihat di perbukitan Sibatu Loting Panatapan. Menurut keterangan warga sekitar, kebakaran disebabkan seorang warga Sibaganding bernama Budi Rahman Sidabutar (31 thn). Tersangka membakar perbukitan Sibatu Loting tersebut karena disuruh oleh GS yang pada malam kejadian tersebut keduanya dalam keadaan mabuk. BRS diamankan oleh pihak polsek Parapat untuk diproses lebih lanjut, sedangkan rekannya GS masih dalam proses pencarian pihak kepolisian. Pemadam Kebakaran kecamatan Girsang Sipangan Bolon dan dibantu Pemadam Kebakaran dari Pematang Raya kembali harus kerja keras hingga esok harinya untuk memadamkan titik-titik api di perbukitan Sibatu Loting tersebut.

Pilpres di Girsang Sip Bolon Berjalan Baik

Pada tanggal 9 Juli 2014 bangsa Indonesia melaksanakan pesta demokrasi untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden untuk memimpin Indonesia 5 tahun kedepan. Calon Presdien dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) kali ini terdiri dari 2 kandidat, yaitu pasangan Prabowo - Hatta dinomor urut 1 dan pasangan Jokowi - JK pada nomor urut 2. Pasangan nomor urut 1 Prabowo - Hatta didukung 6 partai politik (Parpol), yaitu Gerindra, PAN, PKS, Golkar, PPP, dan PBB. Sedangkan pasangan nomor urut 2 Jokowi - JK didukung 4 Parpol, yaitu PDI-P, Nasdem, PKB, dan HANURA.


Untuk Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, pelaksanaan Pilpres 2014 berjalan dengan baik. Antusias masyarakat untuk memilih pada pilpres 2014 ini juga meningkat dibandingkan dengan pemiihan legislatif (Pileg) yang berlangsung 2 bulan sebelumnya. Warga begitu bersemangat untuk mencoblos calon presiden dan wakil presiden pilihannya masing-masing di TPS yang telah ditentukan. Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kecamatan Girsang Sipangan Bolon tersebar di lima Desa/Nagori/Kelurahan (Girsang, Parapat, Tiga Raja, Sipangan Bolon, dan Sibaganding).

TPS 3 Kel. Tiga Raja tempat admin mencoblos

Hasil rekapitulasi perolehan suara Kec. Girsang Sip. Bolon

Pemungutan suara dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB s/d 13.00 WIB dan setelah pemungutan suara selesai, langsung dilanjutkan dengan penghitungan dan rekapitulasi suara. Dari hasil perhitungan surat suara, pasangan nomor urut 1 Jokowi - JK mengungguli perolehan suara pasangan nomor urut 2 Prabowo - Hatta. Untuk melihat hasil rekapitulasi pilpres 2014, dapat dilihat secara online dengan mengunjungi link berikut: http://pilpres2014.kpu.go.id/index.php. Hasil Pilpres 2014 akan diumumkan secara resmi oleh KPU pada tanggal 22 Juli 2014, oleh sebab itu semua pihak diharapkan tetap tenang dan menahan diri sambil menunggu hasil perhitungan resmi oleh KPU. Siapakah yang akan menjadi RI-1 untuk lima tahun kedepan? Kita tunggu pengumumannya pada tanggal 22 Juli 2014.

Konser Salam 2 Jari di Parapat

Pada tanggal 5 Juli 2014 para relawan dan pendukung Jokowi-JK menyelenggarakan Konser Musik "Salam 2 Jari" yang dipusatkan di Open Stage (Pagoda) Parapat. Sebelum konser digelar, pada sore harinya para relawan dan pendukung Jokowi-JK mengadakan pawai damai mengitari kota Parapat dan sekitarnya. Pawai dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dengan mengambil start dari posko relawan yang berada di Jl. Sisingamangaraja Parapat. Cuaca pada saat kegiatan ini dilangsungkan cukup mendukung mulai dari sore hari hingga malam hari.

Konser "Salam2Jari" Parapat Danau Toba

Pada malam hari konsentrasi massa berada di open stage untuk mengikuti konser "Salam2Jari" dengan menghadirkan musisi dan seniman lokal yang berada di kawasan Danau Toba. Konser dimulai pukul 19.30 WIB yang dirangkai juga dengan nonton bareng debat terakhir capres yang disiarkan secara langsung beberapa satsiun televisi tanah air. Konser ini dapat berlangsung dengan baik berkat kekompakan para relawan dan pendukung Jokowi-JK yang telah memberi sumbangan dalam bentuk materi, pikiran dan tenaga.



Pilpres akan digelar pada tanggal 9 Juli 2014 yang mengusung 2 calon presiden yaitu "Prabowo-Hatta" (Nomor urut 1) dan "Jokowi-JK" (Nomor urut 2). Relawan dan pendukung Jokowi-JK berharap calon presiden nomor urut 2 ini bisa menjadi Presiden untuk memimpin Indonesia 5 tahun kedepan. Para relawan percaya Jokowi-JK dengan mottonya "Revolusi Mental" akan membawa perubahan positif pada bangsa dan negara Indonesia nantinya. Konser "Salam2Jari" Parapat Danau Toba ini berlangsung kurang lebih 3 jam dan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB.

Kegiatan Lomba Mengisi Liburan di Parapat

Liburan sekolah di kota Parapat hampir saja terasa hampa tanpa adanya kegiatan yang memberikan hiburan kepada warga lokal maupun kepada wisatawan yang berkunjung. Sebelumnya Pemkab Simalungun berencana menggelar acara Pesta Danau Toba 2014 di bulan Juni di kota Parapat, namun event ini batal karena acaranya diundur. Untunglah Panitia "Parheheon Remaja & Naposo HKBP Parapat" mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan lomba olahraga di lapangan Open Stage Parapat.



Kegiatan lomba olahraga "Parheheon Remaja dan Naposo HKBP Parapat" ini digelar mulai tanggal 18 s/d 30 Juni 2014 meliputi futsal, volley, tennis meja, catur dan tarik tambang. Kegiatan lomba ini dilaksanakan setiap sore di open stage mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan selesai. Selain panitia "Parheheon Remaja & Naposo HKBP Parapat, ada juga Ikatan Muda-Mudi Siburak-burak (IMMS) yang menyelenggarakan turnamen futsal di lapangan Open Stage tiga hari setelah rangkaian pertandingan "Parheheon Remaja dan Naposo HKBP Parapat" berakhir. Turnamen futsal yang diprakarsai oleh IMMS ini diselenggarakan mulai tanggal 3 Juli 2014 s/d 7 Juli 2014.




Pertandingan-pertandingan ini memberikan hiburan yang berarti kepada warga Parapat sekitarnya maupun kepada tamu yang sedang berkunjung. Kegiatan positif yang muncul dari kalangan masyarakat ini diharapkan dapat memacu kegiatan-kegiatan lainnya untuk menghidupkan kembali pariwisata kota Parapat kedepan. Kegiatan-kegiatan ini sudah selayaknya mendapat perhatian dan dukungan positif dari seluruh komponen masyarakat, pelaku bisnis maupun pemerintah. Mari kita berbuat bagi kemajuan kota kita ini sekecil apapun itu, tetap semangat dan tetap berkarya... Horassss...