HUT Parapat News ke-2

14 Oktober 2014 adalah hari bersejarah bagi admin Parapat News dimana tahun ini Parapat News memasuki usianya yang ke-2 tahun. Parapat News terbentuk 2 tahun yang lalu tepatnya 14 Oktober 2012 yang berawal dari hobby admin dalam dunia blog. Setelah blog terbentuk, admin lalu mencoba memanfaatkan media social facebook dan twitter sebagai tempat wadah Admin dan ParaNewser (sebutan utk member Parapat News) untuk saling berbagi informasi.

Seiring berjalannya waktu, ternyata blog, page facebook dan twitter Parapat News mendapat respon positif dimana jumlah member semakin hari semakin bertambah. Admin pun memutuskan untuk mencoba mengembangkan Parapat News sebagai wadah untuk berbagi informasi seputar kota Parapat sekitarnya dan berusaha menduniakan kota Parapat.



Memasuki usia yang ke-2 tahun ini, admin mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi nafas kehidupan dan kesehatan untuk berbagi berita. Admin juga perlu mengucapkan terimakasih kepada beberapa pihak yang telah turut membantu kelangsungan Parapat News ini antara lain:

Google, Facebook, dan Twitter
Terimakasih kepada Google yang telah memberi ruang bagi Parapat News untuk berkreasi melalui blog dalam berbagi informasi. Terimakasih juga kepada Facebook dan Twitter yang telah menyediakan ruang tempat berkumpulnya admin dan ParaNewser untuk memaksimalkan interaksi dua arah dalam berbagi informasi.

IDBlognetwork
Terimakasih kepada jajaran IDBlognetwork yang telah menerima blog Parapat News untuk bergabung dalam jaringannya sebagai publisher untuk membantu brand mempromosikan campaignnya. IDBlognetwork telah berkali-kali menjembatani berbagai perusahaan besar untuk beriklan melalui Parapat News yang mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi admin Parapat News. Semoga IDBlognetwork tetap jaya selalu dan menjadi “dewa penolong” bagi para blogger Indonesia.

JNE Parapat
Terimakasih juga admin sampaikan kepada JNE Parapat yang telah mempercayakan promosi layanannya kepada Parapat News. Semoga kedepanmya JNE Parapat semakin maju dan banyak orderan jasa pengiriman barang/paket domestic maupun internasional. Ditunggu pemasangan iklan selanjutnya :)

ParaNewser dan semua pengunjung blog Parapat News
“Tidak ada loe, tidak rame….” Mungkin itulah slogan yang cocok bagi semua ParaNewser (Member Parapat News) dan para pengunjung yang telah mempir ke blog www.ParapatNews.com  baik secara sengaja maupun tidak sengaja :) Admin mengucapkan terimakasih buat kalian semua yang telah turut meramaikan Parapat News :)



Selama perjalanan 2 tahun ini tentu masih banyak kekurangan dari Parapat News. Mengelola blog, page Facebook dan twitter seorang diri memang bukan perkara mudah, namun walaupun begitu admin akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Harapan kedepan semoga Parapat News semakin maju dan semoga bisa menjadi berkah buat semua orang :)

Penutupan Festival Nasyid ke-25 Kab. Simalungun

Festival Seni Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 yang diadakan di lapangan Open Stage Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon akhirnya sampai pada acara puncak. Pada acara puncak ini (Kamis, 9 Oktober 2014) merupakan penutupan Festival Seni Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 sekaligus pengumuman para juara. Festival Seni Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 ini ditutup secara resmi oleh Ir. Amran Sinaga, MSi.



Melalui kata sambutan tertulis yang dibacakan Ir. Amran Sinaga, MSi, Bupati Simalungun mengucapkan terimakasih kepada panitia, para peserta, para dewan hakim (juri), dan juga kepada warga Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang telah mendukung Festival Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 ini hingga dapat berjalan dengan baik.

Dalam sambutan Bupati ini juga dikatakan bahwa Group putra dan putri yang keluar sebagai juara pertama akan menjadi utusan/perwakilan Kabupaten Simalungun untuk mengikuti Festival Nasyid 2014 tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 s/d 24 Oktober 2014 di Asrama Haji Pangkalan Mansyur Medan. Untuk kategori group Ibu-Ibu, keikut sertaan mereka dalam lomba ini sebagai ajang motivasi untuk mengembangkan Seni Nasyid di daerahnya masing-masing.

Pada akhir acara diumumkanlah juara-juara lomba dalam Festival Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 ini. Berikut daftar para juara dalam Festival Nasyid ini sesuai dengan kategori masing-masing lomba:

Kategori Putra
Juara 1: Group Al Mawar dari Bandar
Juara 2: Group AL Jihad Kecamatan Pematang Bandar
Juara 3: Group An Najam dari Kecamatan Pamatang Bandar
Juara Harapan 1: Group Qalbun Asyifa Kecamatan Dolok Batunanggar
Juara Harapan 2: Group Azhabul Kahfi dari Jawa Maraja bahjambi
Juara Harapan 3: Group AL Iklas dari Sidamanik

Kategori Putri
Juara 1: Group  AL Ikhlas Jawa Maraja Bah Jambi
Juara 2: Group AL Hidayah Pematang Bandar
Juara 3: Group Az Zahroh Bandar Marsilam
Juara Harapan 1: Group AN Nur dari Gunung maligas
Juara Harapan 2: Group Al Wahaby Bosar Maligas
Juara Harapan 3: Group An Nahdoh dari Kecamatan Tana Jawa

Kategori Ibu-Ibu
Juara 1: Group BKMT AZ Zahroh Kecamatan Bandar Marsilam
Juara 2: Group BKMT Sidamanik
Juara 3: Group BMKT Pamatang Sidamanik
Juara Harapan 1: Group BMKT Siantar
Juara Harapan 2: Group BMKT Nurul Yaqin Gunung maligas
Juara Harapan 3: Group BMKT Dolok Silau

Solois terbaik Putra: Group AL Manar dari Kecamatan Bandar
Solois terbaik Putri: Group  Al Ikhlas Kecamatan Jawa Maraja bahjambi
Juara Group Favorit Putra: Group Mansyuriah dari Kecamatan Haranggaol Horison
Juara Group Favorit Putri: Group Nurul Hidayah Kecamatan Purba
Juara Group Favorit Ibu-Ibu: Group BMKT Nurul Hidayah dari kecamatan Gunung malela

Alex Rudiart dan Novita Dewi Menikah

Kabar bahagia datang dari pasangan jebolan X-Factor Indonesia Alex Rudiart Hutajulu dengan Novita Dewi Marpaung setelah keduanya melakukan janji suci pernikahan.  Seperti dikabarkan sebelumnya,  Alex Rudiart dan Novita Dewi telah melakukan partumpolan di Gereja HKBP Parapat sebagai tahapan awal pasca keduanya menerima pemberkatan pernikahan dan kini hari bahagia itupun tiba setelah kedua mempelai menerima pemberkatan pernikahan. Alex Rudiart dan Novita Dewi menerima pemberkatan nikah pada tanggal 10 Oktober 2014 di Gereja Kana, Nazareth, Yerusalem.



Proses acara pernikahan Alex Rudiart dan Novita Dewi di Israel berjalan lancar seperti yang mereka harapkan. Untuk acara resepsi akan digelar dua kali, yang pertama digelar tanggal 14 November 2014 di kota Parapat dengan acara adat Batak Toba dan yang kedua digelar pada tanggal 20 November 2014 di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading Jakarta Utara. Semoga Alex Rudiart Hutajulu dan Novita Dewi Marpaung langgeng sampai akhir waktu dan cepat mendapat momongan :) Selamat menempuh hidup baru Alex dan Novita

Festival Seni Nasyid ke-25 Kab Simalungun

Kabupaten Simalungun kembali menggelar Festival Tahunan yang bersifat Islami, yaitu Festival Seni Nasyid. Jika festival tahun lalu digelar di Gunung Malela, maka untuk tahun ini digelar di lapangan Open Stage Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Festival Seni Nasyid Kabupaten Simalungun tahun ini merupakan festival yang ke-25 yang digelar mulai tanggal 9 s/d 12 Oktober 2014.



Festival Seni Nasyid ke-25 Kabupaten Simalungun ini dibuka secara resmi oleh Bupati Simalungun JR Saragih. Jumlah peserta yang mendaftar dalam festival ini sebanyak 48 group yang berasal dari kecamatan-kecamatan dalam kawasan Kabupaten Simalungun. Peserta yang berjumlah 48 group ini terdiri dari 19 group kaum Ibu, 21 group Remaja Putri, dan 8 group Remaja Putra. Kecamatan Girsang Sipangan Bolon sebagai tuan rumah turut serta mengirimkan perwakilannya dalam festival ini.



Masing-masing group nantinya akan membawakan 2 lagu dalam penampilannya, yaitu satu lagu wajib yang berjudul “Amal Hayati” ciptaan Umi Kasum dan satu lagu lagi dipilih dari 4 lagu pilihan yang sudah ditentukan panitia. Penampilan para peserta nantinya akan dinilai oleh dewan hakim (juri) yang telah berpengalaman dalam Seni Nasyid. Para pemenang nantinya akan diumumkan oleh dewan hakim pada saat penutupan berlangsung.

Pambol Ajibata Menjuarai Sepak Bola Natua

Setelah bergulir kurang lebih satu bulan, akhirnya Sepak Bola Natua mencapai puncaknya. Sepak Bola Natua memasuki babak final pada hari Minggu 5 Oktober 2014 yang dimulai sejak pukul 15:00 WIB s/d selesai. Tim yang berhasil lolos ke babak final adalah PAMBOL AJIBATA dan OPS MARIHAT, sementara untuk perebutan posisi ketiga mempertemukan ABG TUA GIRSANG dengan VOTER FC.

Pambol Ajibata

Perebutan Juara 3 (ABG TUA Girsang vs VOTER FC)
Sebelum partai utama (final) pertandingan diawali antara ABG TUA Girsang melawan Voter FC untuk memperebutkan posisi ketiga. Dalam pertandingan perebutan juara ketiga ini kedua team menurunkan pemain terbaiknya. Pada babak pertama Voter FC unggul dengan score tipis 1 – 0 dan kedudukan ini bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua tempo permainan mulai melambat, hal ini dikarenakan kondisi fisik dari kedua team sudah mulai menurun. 

Pada babak kedua tersebut ABG TUA Girsang tampil dominan dan berhasil menciptakan beberapa peluang yang berpotensi terciptanya gol. Terhitung ada 6 peluang dari ABG TUA untuk menyarangkan bola ke gawang Voter FC, namun penyelesaian akhir yang kurang baik membuat peluang tersebut tersia-siakan. Hingga peluat akhir dibunyikan kedudukan tetap 1 – 0 untuk kemenangan Voter FC. Dengan demikian Voter FC menjadi juara 3 dan ABG TUA Girsang harus puas menjadi juara harapan satu.

OPS Marihat

Partai Final (PAMBOL AJIBATA vs OPS MARIHAT)
Setelah perebutan juara ketiga usai, pertandingan dilanjutkan dengan partai puncak yang mempertemukan PAMBOL AJIBATA vs OPS MARIHAT untuk memperebutkan Piala Kapolsek Parapat. Kedua team ini juga menurunkan para pemain intinya dan bertekad tampil all-out. Seiring dengan dimulainya partai final Sepak Bola Natua, lapangan sepak bola Girsang 2 semakin dipadati penonton.  Kapolsek Parapat AKP Hendra Eko Triyulianto, SH, Sik beserta beberapa anggotanya turut serta menyaksikan jalannya pertandingan final sepak bola natua ini.



Begitu peluit babak pertama dibunyikan, kedua team langsung menerapkan pola permainan menyerang. Dua team ini terlihat berimbang dimana bola lebih banyak bergulir di lapangan tengah. Dari beberapa peluang yang diperoleh kedua team, tidak satupun membuahkan gol sehingga kedudukan 0 – 0 tetap bertahan hingga babak pertama berakhir. Sewaktu masa istirahat berlangsung, panitia mengadakan pengundian kupon lucky draw untuk dua orang penonton yang akan mendapatkan masing-masing bola kulit dan baju jersey.

Memasuki babak kedua tempo permainan tetap sama seperti babak pertama. Kedua team menerapkan taktik serangan masing-masing agar sikulit bundar berhasil dijaringkan ke gawang lawan. Pada menit ke-70 kebuntuan pun terpecahkan melalui serangan satu dua dari penyerang OPS Marihat yang membuahkan gol. Sorakan para supporter pun menggema menyambut gol tersebut. Tertinggal 1 – 0 Pambol Ajibata mencoba meningkatkan daya serangnya dengan mengganti beberapa pemain. Serangan demi serangan yang dibangun Pambol Ajibata akhirnya membuahkan hasil. Berselang 10 menit setelah gawangnya kebobolan, Pambol Ajibata berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1.



Kedudukan imbang 1 – 1 akhirnya bertahan hingga akhir babak kedua dan sesuai kesepakatan Official dan Kapten kedua team dengan panitia, akhirnya diputuskan untuk langsung mengadakan adu pinalti. Keputusan ini diambil mengingat hari sudah mulai gelap yang akan menyulitkan kedua pemain dan juga wasit pertandingan dalam menjalankan perpanjangan waktu. Saat masing-masing team berembuk untuk menentukan algojonya, panitia pun mengundi lucky draw terakhir berupa handphone, baju jersey, dan dispenser.

Penyerahan Trophy Pemain Terbaik, Pemain Tertua, dan Tim Favorit

Wasit pertandingan memilih gawang sebelah Timur sebagai tempat drama adu pinalti partai final sepak bola natua antara Pambol Ajibata dengan OPS Marihat. Dalam drama adu pinalti ini penendang pertama dan keempat OPS Marihat gagal menjalankan tugasnya, sedangkan para pemain Pambol berhasil mengeksekusi pinaltinya. Adu pinalti berakhir dengan score 4-2 untuk kemenangan Pambol Ajibata. Dengan demikian Pambol Ajibata keluar sebagai juara Sepak Bola Natua dan mengusung Piala Kapolsek Parapat. Acara diakhiri dengan pembagian trophy kepada para pemenang sbb:
  • Juara 1: Pambol Ajibata
  • Juara 2: OPS Marihat
  • Juara 3: VOTER FC
  • Juara 4: ABG TUA Girsang
  • Pemain Terbaik: Sinaga (Pemain Voter FC)
  • Pemain Tertua: Nainggolan (Pemain ABG TUA Girsang)
  • Tim Favorit: COMMANDO BALATA

Alex Rudiart dan Novita Dewi Martumpol

Tinggal selangkah lagi Alex Rudiart Hutajulu dan Novita Dewi Marpaung akan menjadi sepasang suami istri. Pada hari Selasa, 30 Oktober 2014 Alex Rudiart dan Novita Dewi melakukan partumpolan di Gereja HKBP Parapat yang terletak di Jl. Bukit Barisan No. 17 Parapat. Martumpol adalah salah satu acara perjanjian di Gereja HKBP dan beberapa Gereja lainnya  yang dilangsungkan 14 hari atau 7 hari sebelum acara pemberkatan nikah.



Acara partumpolan Alex dan Novita dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan dipimpin oleh Pendeta Resort HKBP Parapat Pdt. Anggiat S.P. Hutauruk, SmTh. Alex Rudiart terlihat menggunakan stelan warna putih-putih dengan balutan batik dibagian pinggang. Sedangkan Novita Dewi mengenakan atasan putih dan bawahan batik kecokelatan. Orang tua, saudara, sahabat dan sanak family dari kedua calon mempelai terlihat hadir mengikuti prosesi partumpolan.



Acara partumpolan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dan dilanjutkan dengan acara salam-salaman dan foto bersama. Seusai acara partumpolan dari Gereja, acara dilanjut dengan resepsi makan bersama di gedung Conference Hall. Dari keterangan beberapa sanak family Alex Rudiart, acara pemberkatan pernikahan Alex Rudiart Hutajulu dan Novita Dewi Marpaung akan dilangsungkan pada tanggal 10 Oktober 2014 di Gereja Kana, Nazareth, Yerusalem. Kemudian resepsi akan digelar dua kali, yang pertama digelar pada tanggal 14 November 2014 di kota Parapat dengan acara adat Batak Toba dan yang kedua kali digelar pada tanggal 20 November 2014 di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading Jakarta Utara.

September Ceria Bersih-Bersih Danau Toba

Pada bulan September ceria, Generasi Muda Kristen (GMK) kembali mengadakan kegiatan bersih-bersih Danau Toba. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 September 2014 mulai pukul 16.00 WIB s/d 18.00 WIB. Titik kumpul para relawan bersih-bersih masih tetap di Pantai Bebas Parapat. Relawan bersih-bersih Danau Toba pada bulan September Ceria ini didominasi oleh GMK Parapat yang terdiri dari Remaja dan Pemuda/i.




Kegiatan bersih-bersih meliputi kawasan perairan Danau Toba dan kawasan darat diseputaran Pintu gerbang kota Parapat sampai simpang Hotel Atsari.  Relawan yang bertugas membersihkan perairan Danau Toba berangkat menggunakan dua kapal motor yang dimulai dari kawasan Pantai Bebas Parapat dan seterusnya menyusuri perairan pantai disekitarnya. Sampah organik dan anorganik yang sudah terkumpul dari Danau Toba dan juga dari bersih-bersih tepi jalan raya kemudian diangkut untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Toba Go Green Kodam I/BB di Parapat

Program “Toba Go Green” adalah salah satu program dari jajaran Kodam I/BB untuk menghijaukan kembali kawasan Danau Toba. Program “Toba Go Green” ini telah berlangsung lama dan masih bertahan sampai sekarang. Pada hari Selasa, 23 September 2014 diadakan acara penanaman pohon secara serentak dalam rangka Toba Go Green Kodam I/BB yang dipusatkan di landasan helipad yang dulunya dikenal dengan lapangan golf Parapat.



Kegiatan ini dihadiri oleh Komandan Danrem 022/Pantai Timur, Jajaran Kodam I/BB, Polres Simalungun, Kadis Kehutanan Sumut, Bupati Simalungun dan jajarannya,  Dirut PTPN III, Dirut PTPN IV, Dirut PT Inalum, Dirut PT Toba Pulp Lestari (TPL), Rektor Universitas Sumatera Utara, Rektor UNIMED, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, mahasiswa dan pelajar. Pada acara ini Pangdam Jaya berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Komandan Danrem 022/Pantai Timur.




Acara dirangkai dengan berbagai kegiatan yaitu: Laporan Kegiatan, kata sambutan dari Bupati Simalungun, Kadis Kehutanan Sumut, kata sambutan dari Pangdam Jaya (diwakili), penyerahan bibit pohon secara simbolis, penanaman bibit pohon secara serentak oleh seluruh komponen yang hadir pada acara tersebut dan diakhir dengan acara hiburan dan makan siang bersama. Bibit pohon yang ditanam adalah bibit pohon yang kelak akan memberi manfaat kepada masyarakat, seperti durian, kemiri, mangga, dll. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah mengatasi pemanasan global dan menjaga integritas ekosistem kawasan Danau Toba yang telah dinobatkan menjadi Geopark.