Jembatan Sisera-sera Amblas

Jembatan Sisera-sera yang berada di Jalinsum Parapat - Girsang mengalami penurunan atau amblas sehingga menyebabkan terganggunya transportasi darat menuju Toba. Amblasnya jembatan ini yang terjadi pada tanggal 14 November 2014 membuat pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan menutup jembatan ini dan mengalihkannya melalui jalur alternatif. Penyebab amblasnya jembatan diprediksi karena melintasnya kendaraan bertonase berat yang melebihi kapasitas jembatan.



Sebelumnya jembatan ini sudah pernah amblas beberapa centimeter tetapi masih bisa dilewati setelah pihak PT. TPL Porsea membuat plat besi baja yang dapat menahan beban kendaraan hingga puluhan ton. Namun lama-kelamaan plat besi ini peot dan salah satu ujung jembatan kembali mengalami penurunan hingga 30 cm. Amblasnya jembatan ini tidak hanya membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan, tetapi juga mematahkan pipa besar PDAM dibawah jembatan yang mengalirkan air bersih dari Sipangan Bolon ke Parapat.

Jalur lintas dari jembatan ini terpaksa ditutup dan dialihkan dari hutan Sitahoan, Girsang 1, dan dari desa Motung. Pengalihan lalu lintas ini tidak serta merta melancarkan arus lalu lintas, tapi malah membuat kemacetan baru dijalur alternatif. Kemacetan di jalur alternatif Sitahoan yang membelah hutan dari Sipangan Bolon hingga ke Simpang Palang dan juga di Girsang satu disebabkan jalan rusak dan sempit, sedangkan jalur alternatif Motung macet karena adanya kendaraan yang rodanya terjebak dalam tanah liat. Kebetulan jalan di daerah Motung sedang dilakukan pelebaran yang dibiayai oleh putra daerah yang sukses di perantauan. Menurut warga desa Motung, baru kali inilah jalan lintas desa mereka terjadi kemacetan parah mulai malam hingga dini hari.



Untuk mengurai kemacetan pihak Kepolisian dan para pengendara kendaraan bermotor saling bahu membahu. Petugas menghimbau pengendara agar ekstra sabar menghadapi situasi ini karena tidak ada pilihan lain selain melintas dari jalur alternatif tersebut. Lima hari kemudian plat baja kembali berhasil dipasang dan jembatan pun bisa difungsikan kembali sambil menunggu pembangunan jembatan baru disebelahnya selesai dilaksanakan.

Resepsi Pernikahan Alex Rudiart di Parapat

Seperti yang sudah direncanakan sebelumnya, keluarga besar pasangan pengantin baru Alex Rudiart Hutajulu dengan Novita Dewi akan menggelar dua kali acara resepsi pernikahan yaitu di kota Parapat Sumatera Utara dan di Jakarta. Acara resepsi sekaligus pesta adat pernikahan Alex dan Novita di kota Parapat dilangsungkan tanggal 14 November 2014 di Open Stage (Pagoda) Parapat yang berada ditepian Danau Toba. Cuaca kota Parapat pada saat acara resepsi dan pesta adat di kota kelahiran Alex Rudiart Hutajulu di Parapat begitu cerah dan mendukung sejak pagi hingga sore hari.



Acara dimulai sejak pagi yang diawali dengan pawai dari Jl. Sisingamangaraja Parapat sampai ke lapangan Open Stage. Setelah sampai di Open Stage, rangkaian acara adat Batak Toba pun dilaksanakan setelah kedua mempelai  melepas balon dan burung merpati  ke hamparan langit kota Parapat. Acara resepsi dan pesta adat dihadiri oleh para family, warga Parapat sekitarnya, dan juga tamu undangan khusus yang jumlahnya mencapai ribuan. Raut wajah sukacita terpancar dari pasangan Alex Rudiart dan Novita Dewi beserta seluruh keluarga besarnya.



Seusai acara adat selesai dilaksanakan, pada malam harinya diadakan acara hiburan rakyat bagi warga dan seluruh tamu undangan yang hadir. Artis-artis Batak dari teman kedua mempelai maupun teman dari Ayah Novita Dewi – Jack Marpaung – menyumbangkan suara emasnya yang menghangatkan suasana malam kota Parapat kala itu. Acara resepsi, pesta adat, dan hiburan rakyat ini berakhir larut malam sekitar pukul 00.30 WIB. Untuk resepsi kedua di Jakarta akan diadakan pada tanggal 20 November 2014 di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading Jakarta Utara.

Penyematan Kacu Penggalang 075-076 Parapat

Pramuka penggalang gudep 075-076 Girsang Sipangan Bolon Parapat mengadakan penyematan kacu bagi sekitar 130 anggota baru. Penyematan kacu ini dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2014 yang bertempat di komplek lapangan terbang Sibisa. Upacara penyematan kacu ini diadakan setelah anggota-anggota baru tersebut telah dilatih kurang lebih lima bulan dan seminggu sebelumnya telah diadakan plonco untuk menguji ketahanan fisik dan pengetahuan dasar tentang kepramukaan.



Upacara penyematan kacu dipimpin dan dilakukan langsung oleh C. Siallagan, STh yang merupakan kakak pembina Pramuka gudep 075-076 Parapat yang menjadi bagian dari SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon. Siallagan dalam arahannya mengingatkan bahwa kacu yang dikenakan tersebut sebagai tanda bahwa mereka telah sah dan setara dengan pramuka lainnya. Kacu yang disematkan tersebut juga sebagai symbol bendera merah putih dan setiap anggota harus bangga mengenakannya. Masih dalam arahannya Siallagan juga berpesan agar mereka yang menjadi anggota baru agar tetap rajin mengikuti latihan yang dilakukan setiap hari Sabtu, karena ilmu dan pelatihan yang didapat dalam kepramukaan akan bermanfaat sebagai bekal dimasa yang akan datang.

Seminggu sebelum penyematan kacu





Penyematan kacu ini dirangkai dengan pemberian tanda kecakapan khusus (TKK) bagi pramuka penggalang senior yang telah memenuhi syarat untuk menerima TKK tersebut. Setelah upacara penyematan kacu selesai, seluruh anggota pramuka melakukan longmarch (berjalan kaki) pulang menuju Parapat. Rute yang ditempuh puluhan kilometer tidak menyurutkan seluruh personel pramuka penggalang gudep 075-076 Parapat ini. Perjalanan pulang melalui rute Sibisa – Motung – Ajibata – Parapat. Rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir sudah dirancang jauh hari sebelumnya yang merupakan hasil musyawarah bersama yang diwakili oleh pimpinan-pimpinan regu.

Kota Parapat Kebanjiran

Beberapa jam setelah peringatan Sumpah Pemuda ke-86 (28 Oktober 2014), hujan lebat turun mengguyur kawasan Danau Toba Parapat. Hujan yang turun pada siang hari itu hanya beberapa jam saja, tapi intensitasnya yang tinggi menyebabkan genangan air dibeberapa tempat serta pemandangan kota Parapat menjadi memutih ditutupi oleh air hujan dan kabut. Hal ini memperpendek jarak pandang yang hanya mencapai 20 meter saja.



Awalnya hujan ini tidak menjadi bencana, namun nahas ketika sebuah batu besar disertai kayu terbawa arus sungai di Anggarajim Parapat. Aliran sungai ini mengalir dari Bangun Dolok sampai ke Anggarajim dan tembus ke Jembatan dekat eks gedung bioskop Jl. Sisingamangaraja Parapat. Kayu dan batu besar yang jumlahnya tidak begitu banyak ini sangkut di kolong jembatan kecil di Jl. Anggarajim dan menyumbat aliran sungai tersebut Air sungai yang tersumbat akhirnya meluber ke ruas jalan dan perumahan disekitar Jl. Anggarajim dan Jl. Sisingamangaraja Parapat.



Melihat air yang bercampur lumpur telah meluber, beberapa warga Jl. Anggarajim dan Jl. Sisingamangaraja langsung  bahu-membahu mencongkel batu besar dan kayu yang menyebabkan tersumbatnya aliran sungai tersebut. Proses pencongkelan kolong jembatan kecil tersebut membutuhkan waktu beberapa jam hingga akhirnya aliran sungai kembali normal seperti sedia kala. Banjir tidak mengakibatkan kerugian material yang berarti dimana banjir hanya menyisakan lumpur diruas jalan dan beberapa rumah warga yang terkena luberan air. 

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-86 di Parapat

Hari Sumpah Pemuda ke-86 diperingati secara sederhana di kota Parapat. Jika pada tahun sebelumnya SMA N 1 Girsang Sipangan Bolon dihunjuk sebagai tuan rumah, maka untuk kali ini upacara peringatan diadakan di lapangan lokal induk SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon Parapat. Gerimis sempat mengguyur kota Parapat pada tanggal 28 Oktober 2014 pagi tetapi tidak sampai menghambat peringatan bersejarah ini.




Camat Girsang Sipangan Bolon, Jonri Wilson Purba bertindak sebagai Pembina upacara pada peringatan Sumpah Pemuda ke-86 Girsang Sipangan Bolon ini, sedangkan yang bertindak sebagai Pemimpin Upacara adalah C. Siallagan, STh. Penggerek bendera dipercayakan kepada Pramuka Gudep 075-076 Parapat, dan paduan suara dipercayakan kepada Paduan Suara SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon. Sonia Sinaga (Siswi SMP N 1 Gir Sip Bolon) dan Eben Frido Pakpahan (Mahasiswa PPL Unimed) bertugas untuk membacakan UUD 1945 dan Sumpah Pemuda




Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86 (28 Oktober 2014) diikuti oleh Kepala Sekolah, Guru, Staff/Pegawai, Siswa/i SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon,  Mahasiswa PPL Unimed, dan para PNS yang berada di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Namun cukup disayangkan tidak ada terlihat perwakilan dari Organisasi Kepemudaan Girsang Sipangan Bolon yang turut dalam upacara peringatan Sumpah Pemuda ini.

Beasiswa PT. INALUM (Persero) 2014

PT. INALUM (Persero) memberikan bantuan beasiswa kepada Siswa/i berprestasi yang merupakan program Coorporate Social Responsibility (SCR) dari PT. INALUM (Persero) dalam bidang pendidikan. Beasiswa ini ditujukan kepada 5300 Siswa/i  (SD, SMP, SMA sederajat) dari 10 Kabupaten/Kota  yang berada di jalur  transmisi PT. INALUM (Persero) di Sumatera Utara. Kabupaten Simalungun termasuk salah satu daerah sasaran beasiswa ini dimana jumlah penerima sebanyak 425 Siswa yakni 200 orang SD, 150 orang SMP, dan 75 orang SMA sederajat.



Penyerahan beasiswa kepada siswa/i berprestasi yang tersebar di Kabupaten Simalungun ini dilaksanakan tanggal 14 – 15 Oktober 2014. Hari pertama merupakan acara penyerahan simbolis kepada 35 orang siswa/i SD, SMP, SMA yang menjadi perwakilan penerima beasiswa sedangkan hari kedua penyerahan keseluruhan kepada siswa/i yang terdaftar sebagai penerima beasiswa. Pada acara penyerahan secara simbolis ini, 10 orang siswa/i SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon menjadi perwakilan dari tingkat SMP. Besarnya beasiswa berbeda-beda berdasarkan tingkat pendidikan, dimana SD menerima Rp. 500.000,- per siswa, SMP menerima Rp. 1.000.000,- per siswa, dan SMA menerima Rp. 1.500.000,- per siswa.





Acara penyerahan beasiswa secara simbolis ini diadakan di Balei Harungguan Djabanten Damanik yang berada di komplek Kantor Bupati Simalungun. Terlihat hadir dalam acara ini Deputy General Manager PT. INALUM (Persero), Deputy General Manager Admnistrasi Departemen Edi Kristanto, Manager CSR Paritohan Erwin Setiadi, Asisten III Pemkab Simalungun Drs. Jon Suka Jaya Purba, Asisten I Lurinim Purba, S.Sos, MSi, Kadis Pendidikan Simalungun Wasin Sinaga, SPd, MH, Kadis Kesehatan dr. Jan Mourisdo Purba, MKes, Kabid Dikdas Disdik Simalungun Elfiani Sitepu, SPd, MPd, beserta orang tua siswa perwakilan penerima beasiswa secara simbolis.

HUT Parapat News ke-2

14 Oktober 2014 adalah hari bersejarah bagi admin Parapat News dimana tahun ini Parapat News memasuki usianya yang ke-2 tahun. Parapat News terbentuk 2 tahun yang lalu tepatnya 14 Oktober 2012 yang berawal dari hobby admin dalam dunia blog. Setelah blog terbentuk, admin lalu mencoba memanfaatkan media social facebook dan twitter sebagai tempat wadah Admin dan ParaNewser (sebutan utk member Parapat News) untuk saling berbagi informasi.

Seiring berjalannya waktu, ternyata blog, page facebook dan twitter Parapat News mendapat respon positif dimana jumlah member semakin hari semakin bertambah. Admin pun memutuskan untuk mencoba mengembangkan Parapat News sebagai wadah untuk berbagi informasi seputar kota Parapat sekitarnya dan berusaha menduniakan kota Parapat.



Memasuki usia yang ke-2 tahun ini, admin mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi nafas kehidupan dan kesehatan untuk berbagi berita. Admin juga perlu mengucapkan terimakasih kepada beberapa pihak yang telah turut membantu kelangsungan Parapat News ini antara lain:

Google, Facebook, dan Twitter
Terimakasih kepada Google yang telah memberi ruang bagi Parapat News untuk berkreasi melalui blog dalam berbagi informasi. Terimakasih juga kepada Facebook dan Twitter yang telah menyediakan ruang tempat berkumpulnya admin dan ParaNewser untuk memaksimalkan interaksi dua arah dalam berbagi informasi.

IDBlognetwork
Terimakasih kepada jajaran IDBlognetwork yang telah menerima blog Parapat News untuk bergabung dalam jaringannya sebagai publisher untuk membantu brand mempromosikan campaignnya. IDBlognetwork telah berkali-kali menjembatani berbagai perusahaan besar untuk beriklan melalui Parapat News yang mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi admin Parapat News. Semoga IDBlognetwork tetap jaya selalu dan menjadi “dewa penolong” bagi para blogger Indonesia.

JNE Parapat
Terimakasih juga admin sampaikan kepada JNE Parapat yang telah mempercayakan promosi layanannya kepada Parapat News. Semoga kedepanmya JNE Parapat semakin maju dan banyak orderan jasa pengiriman barang/paket domestic maupun internasional. Ditunggu pemasangan iklan selanjutnya :)

ParaNewser dan semua pengunjung blog Parapat News
“Tidak ada loe, tidak rame….” Mungkin itulah slogan yang cocok bagi semua ParaNewser (Member Parapat News) dan para pengunjung yang telah mempir ke blog www.ParapatNews.com  baik secara sengaja maupun tidak sengaja :) Admin mengucapkan terimakasih buat kalian semua yang telah turut meramaikan Parapat News :)



Selama perjalanan 2 tahun ini tentu masih banyak kekurangan dari Parapat News. Mengelola blog, page Facebook dan twitter seorang diri memang bukan perkara mudah, namun walaupun begitu admin akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Harapan kedepan semoga Parapat News semakin maju dan semoga bisa menjadi berkah buat semua orang :)

Penutupan Festival Nasyid ke-25 Kab. Simalungun

Festival Seni Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 yang diadakan di lapangan Open Stage Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon akhirnya sampai pada acara puncak. Pada acara puncak ini (Kamis, 9 Oktober 2014) merupakan penutupan Festival Seni Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 sekaligus pengumuman para juara. Festival Seni Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 ini ditutup secara resmi oleh Ir. Amran Sinaga, MSi.



Melalui kata sambutan tertulis yang dibacakan Ir. Amran Sinaga, MSi, Bupati Simalungun mengucapkan terimakasih kepada panitia, para peserta, para dewan hakim (juri), dan juga kepada warga Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang telah mendukung Festival Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 ini hingga dapat berjalan dengan baik.

Dalam sambutan Bupati ini juga dikatakan bahwa Group putra dan putri yang keluar sebagai juara pertama akan menjadi utusan/perwakilan Kabupaten Simalungun untuk mengikuti Festival Nasyid 2014 tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 s/d 24 Oktober 2014 di Asrama Haji Pangkalan Mansyur Medan. Untuk kategori group Ibu-Ibu, keikut sertaan mereka dalam lomba ini sebagai ajang motivasi untuk mengembangkan Seni Nasyid di daerahnya masing-masing.

Pada akhir acara diumumkanlah juara-juara lomba dalam Festival Nasyid Kabupaten Simalungun ke-25 ini. Berikut daftar para juara dalam Festival Nasyid ini sesuai dengan kategori masing-masing lomba:

Kategori Putra
Juara 1: Group Al Mawar dari Bandar
Juara 2: Group AL Jihad Kecamatan Pematang Bandar
Juara 3: Group An Najam dari Kecamatan Pamatang Bandar
Juara Harapan 1: Group Qalbun Asyifa Kecamatan Dolok Batunanggar
Juara Harapan 2: Group Azhabul Kahfi dari Jawa Maraja bahjambi
Juara Harapan 3: Group AL Iklas dari Sidamanik

Kategori Putri
Juara 1: Group  AL Ikhlas Jawa Maraja Bah Jambi
Juara 2: Group AL Hidayah Pematang Bandar
Juara 3: Group Az Zahroh Bandar Marsilam
Juara Harapan 1: Group AN Nur dari Gunung maligas
Juara Harapan 2: Group Al Wahaby Bosar Maligas
Juara Harapan 3: Group An Nahdoh dari Kecamatan Tana Jawa

Kategori Ibu-Ibu
Juara 1: Group BKMT AZ Zahroh Kecamatan Bandar Marsilam
Juara 2: Group BKMT Sidamanik
Juara 3: Group BMKT Pamatang Sidamanik
Juara Harapan 1: Group BMKT Siantar
Juara Harapan 2: Group BMKT Nurul Yaqin Gunung maligas
Juara Harapan 3: Group BMKT Dolok Silau

Solois terbaik Putra: Group AL Manar dari Kecamatan Bandar
Solois terbaik Putri: Group  Al Ikhlas Kecamatan Jawa Maraja bahjambi
Juara Group Favorit Putra: Group Mansyuriah dari Kecamatan Haranggaol Horison
Juara Group Favorit Putri: Group Nurul Hidayah Kecamatan Purba
Juara Group Favorit Ibu-Ibu: Group BMKT Nurul Hidayah dari kecamatan Gunung malela